Monday, August 22, 2016

JURNAL: Hari yang Melelahkan

Hey gais!
Jasuke itu kan... karaker ganteng yang di pilem Nar*to itu kan?
*digepok seluruh RT*
.
.
.
Habis barusan makan jasuke, sih...
.
.
.

Oh by the way ya, hari ini, tanggal 22 Agustus 2016 khususnya, menurutku itu... berkesan. Banget. Mengapa? *ga ada yang jawab*
Ya, karena  hari tsb merupakan salah satu hari yang paling melelahkan di hidupku.
Bukannya mau membesarkan hal yang sepele, sih, tapi ya, kalo namanya Blogger, ya untuk blogging, dan isinya mesti blog semua dong! jadi, sah-sah saja saya post an yang kek ginian.

Saya bangun agak terlambat hari ini... pukul 11.13 pagi WIB dengan arah matahari dari timur dengan intensitas cahaya yang sedang sedang saja.
*digepok BMKG*
Saya tidak pernah bangun se-siang itu karena saya musti begadang untuk belajar sampe jam 3 pagi.

Oh, iya. Kalo dipikir pikir dulu, ya, perbedaan waktu antara jam 3 dengan jam 11 adalah 8 jam. Ahli mengatakan bahwa waktu tidur yang ideal adalah 8 jam. Mungkin karena rata rata individu yang tidur tanpa alarm akan bangun apabila sudah tidur 8 jam. Hipotesis saja sih... jadi jangan gepok saya kali ini. Yang menjadi hal yang mengesankan itu, gagasan saya yang "cemerlang" ini muncul setelah bangun pagi sewaktu e'e. WKWKWKWWKWK
*digepok ahli ahli*

Setelah saya mandi pagi dan bergegas ke sekolah. Saya mengerjakan PR akuntansi ku selama perjalanan kesana. Karena mobilnya goyang truuuuussssss, gua jadi pusing + mual, tapi kutahan saja.

Di kelas, saya harus berpura-pura fokus belajar padahal lagi mikirin mau makan apa nanti jam istirahat. WOAKWAOKAOWKWAOKAOK
.
.
.
.
.
Ujian yang diberikan pada waktu itu sangatlah mudah. Tidak sebanding dengan banting tulangku pada hari sebelumnya. *nangissssss*

Nilai yang didapat untuk ujian bahasa yang dilaksanakan  pada hari sebelumnya adalah 92. Kukira hasilku akan bernilai sebaliknya, yaitu 29. *efek kurang pede*

Setelah sekolah, saya ditugaskan untuk menjaga toko orangtuaku sambil belajar untuk ujian selanjutnya. Senang banget tadinya ketemu ama mangaka terkenal di Instagram.

Lalu balik lagi ke rumah bantu ortu dan belajar. Utak atik hp main game "Unblock Me"

dan sampailah aku di depan layar komputerku untuk menulis artikel yang tidak guna ini selain untuk memperkuat kesehatan mentalku yang setara ama Joker ama pacarnya,Harley Quinn (watched SS recently 
hahahaha)


Sunday, August 14, 2016

BLOG: 1st Monthversary Tahun Pelajaran 2016/2017

Hola amigos! *salam pantat ala Shinchan*
Sudah 1 bulan saya menjalani tahun pelajaran 2016/2017 ini. Kali ini, angkatan kami mengalami pembagian jurusan, yaitu di jurusan IPA dan IPS.
Kebanyakan teman-teman saya larinya ke IPA. Cuma 1 yang ke IPS dan, tebak apa? saya masuk ke jurusan IPS juga.

Alasan mengapa saya memilih jurusan IPS  adalah karena malas  untuk mencapai predikat nilai yang lebih tinggi. Gol saya, ya, ke PTN. Maunya ke UGM jurusan psikologi (aseeeek)... tapi hanya Tuhan yang tau saya akan kemana. Huehuehue....

huehuehuehue...

Awalnya waktu saya masih SMP 1, maunya ke IPS karena pelajaran matematika dan kawan-kawannya adalah musuh bebuyutan saya. Sumpah ga pernah ada tanda jodoh gitu (sampe sekarang)...
Waktu kelas SMP 3,Maunya ke IPA. Gua waktu itu anti banget ama IPS. Bukan karena ngak pandai hapalan sih, Cuman, anggapanku waktu itu,  anak IPS itu... di-anak tirikan ama sekolah.
Eeeeh... kok gua larinya ke cerita hidup ya?
.
.
.
.
.
 Pada hari pertama dimulainya sekolah, pintu didepan setiap kelas akan ditempeli suatu daftar nama" murid yang akan belajar disana mulai waktu itu.
Anjiiir susah banget nyariin kelas yang ada nama saya. Susah banget. Pada tahun-tahun sebelumnya, kelas IPA berdempetan ama yang IPS, tapi kali ini ngak.

Ketemulah teman gue yang anak IPS juga. Nasibnya sama juga. Sama-sama sibuk nyariin kelas yang akan dimasuki. Akhirnya waktu kami menemukannya, hati kami terpecah belah. Kami tidak ditentukan oleh pihak sekolah untuk menjadi teman sekelas. Gue di IS-1, teman di IS-3. Oh dan nilai "plus plus"nya, Semua jurusan IPS kelas 11 sangaaaaaat dekat ama kantor pimpinan sekolah yang terkenal sok killer wala wala wala

Kalo dipikir pikir, gue nyasar kelas. Nyasar betul!!! gua anak yang kurang dari biasa biasa saja, tidak ada nilai yang nge-jreng di rapor semester, hanya mapel biologi yang dapat nilai 9. sisanya entah kepala 8 atau 7.Ada yang berkepala 4 juga. Sampai kini saya masih mempertanyakan keberadaan saya di kelas baruku...
.
.
.
Ada juga sih, sisi positifnya ketika ditempatkan di IS-1. Gua jadi terpacu untuk belajar. Saking terpacunya, gua musti gadang terus untuk menyelesaikan tugas dan belajar. Rekornya... jam 3 pagi lah. Jadi lebih doyan minum kopi, beli permen Kop*ko (yang ngak ngaruh sama sekali), Ngantuk berat di kelas, dan wala wala wala... waktu bermain game dan latihan biola pun ngak sempat lagi...

LES MATEMATIKA:

Me: *ngantuk gamain sambil ngasal kerjain soal mate*

Guru: *dari belakang* "heh, ini angka 82 dapat darimana!?"

Me: *langsung bangun ngak ngantuk lagi*


.
.
.
.

Begitulah sebagian kecil dari pengalaman saya sejauh ini selama sebulan di T.P 2016/2017.
Maklumin ya upaya saya untuk menjadi humoris tapi gagal total.
Kalo ada kesalahan bahasa dan penyampaiannya yang bikin sakit hati, terimalah apology saya.





 

Monday, August 1, 2016

REVIEW: Fruitamin Soap by Wink White

First post here!!! #gananya
Saya masih heran mengapa produk-produk Thailand jarang ada reviewnya. Ngak semuanya sih, cuman sebagian besarnya saja.
Sebanyak gini, lah.

Oke, tak banyak bicara, saya ingin me-review sabun buatan Negeri Siam yang satu ini. Fuitamin Soap namanya. Sabun ini gak asing deh bagi yang sering window shopping barang barang online (kayak gue)
Lah lah lah... Emang online ada istilah window shopping!?
.
.
.

Enggak dikit loh foto foto di Internet yang mengklaim apabila menggunakan sabun tersebut, kulit menjadi seketika putih. Sabun tersebut memiliki kandungan L-glutathione dan ekstrak buah buahan.

Karena foto foto yang serupa kayak yang diatas, makanya kubeliin. Kayak gini deh tampaknya:


Sabun ini udah kupakai berkali kali, makanya jadi kayak gini. Eh, katanya ya, kalau mau bedain sabun Fruitamin yang asli dengan yang palsu, kayak gini. 
Kalo yang asli, ada celah diantara warna yabg satu dengan yang lain. Barangkali celah tersebut merupakan gliserin deh, karena warnanya bening gitu.
Cihuyy kedapatan yang asli nih berarti. Ada hologram perak di kotaknya juga.

First impression ketika saya pertama kali membuka bungkusannya itu, wanginya.
Wanginya lembut, seperti tutti fruity gitu. Sabunnya lumayan besar, habis, beratnya 100 gram.
Busa yang dihasilkan sabun tersebut banyak, jadi, bisa hemat hemat gitu. Ini 1 bulan udah pake tapi masih belum habis habis. Padahal, aku pake sabun ini untuk muka juga.

Kalo soal memutihkan kulit, sabun ini lumayan lho! Kulitku jadi lebih cerah dari sebelumnya. Tapi, yang bikin geram itu, hasilnya tidak seperti foto yang kuberikan sebelumnya. Apa, coba!? Wkwkwkwk
Apa, coba!?

Efek yang kurang aku suka adalah membuat kulitku agak kering. Kulit setiap orang berbeda sih :)
Sabun ini juga agak susah dibilas, kayak deterjen atau kondisioner gitu.
Karena wanginya yang lembut, wangi sabunnya hanya menempel di kulit pada beberapa waktu saja.

Sayang sekali sabun ini tidak bisa mengatasi bekas luka yang agak bandel seperti bekas luka hatiku....

Secara keseluruhan, sabun Fruitamin dari Wink White ini kunai lumayan, lah. Dengan harga yang tidak terlalu mahal, manfaatnya sepadan. 

Pros:
Dapat mencerahkan kulit
Wangi lembut
Dapat dipakai sekaligus untuk muka
Memutihkan area yang gelap
Mudah menghasikan busa

Cons:
Mudah meleleh
Kulit menjadi agk kering
Membilas tidak terlalu gampang

RATING: 4/5 bintang!