Sunday, May 13, 2018

SBMPTN Keterampilan Seni Rupa

Sebelum gue mulai, gue ingin mengatakan kalau tujuan gue nulis ini adalah untuk berbagi pengalaman dan juga untuk memberikan sedikit informasi mengenai ujian keterampilan seni rupa bagi yang belum memiliki gambaran yang jelas mengenai hal tersebut  :)

Adik " yang ingin memasuki jurusan seni rupa wajib melaksanakan ujian keterampilan seni rupa selain ujian teori SBMPTN (yang penilaiannya gaje ga main)

peserta juga diwajibkan untuk membawa papan alas A3. Kalau nga ketemu, Anda bisa membeli sketchbook berkulit karton yang berukuran A3.
Peserta juga harus membawa pensil kayu dengan tingkat kegelapan B-6B. Nga usah bawa semua sih, tapi gue saran bawain B, 2B dan 6B! (tips: pensilnya jangan terlalu runcing)
Kalau ada pensil, pasti ada penghapus.
Peserta diwajibkan membawa penghapus pastinya, kecuali Master Kim Jung Gi. *bad dum tss*

anjay


Peserta juga diwajibkan untuk membawa alat mewarnai,seperti pensil warna,krayon,dan spidol (maksud lu Cop*c? gue nga bisa kebayang ada yang membawa Cop*c ke ujian keterampilan) Gue pake pensil warna 😉
Ujian keterampilan terdiri atas 2 sesi. Sesi pertama dilaksanakan pada jam 8-11, sedangkan sesi kedua dilaksanakan pada jam 11 lewat sampai... jam 3 termasuk toilet break.
nb: kampus yang berbeda mempunyai sistem pembagian waktu yang berbeda juga.

Karena gue ujian pada sesi yang ke-2, gue latihan sebelum ujian dimulai di kantin.
Dan anjay, skill gue tiba tiba hilang begitu saja. Latihan still-life yang sudah diasah menjadi sia-sia.
Apakah ini karena gue kurang tidur??? 🤔

Setelah sesi pertama selesai, gue masuk dan duduk di salah satu kursi yang disediakan. Setiap kursi terdapat mejanya masing-masing. Orang yang duduk disamping gue ingin ke Kota Padang untuk belajar seni rupa. Jarak antara peserta yang satu dengan yang lainnya lumayan dekat sehingga Anda bisa mengintip karya yang lain (gue saran jangan lah, kalau karya nya bagus, Anda bisa kehilangan semangat. )
Saking deketnya, siku ku bersinggungan dengan siku peserta disebelah kiriku (gue kidal, sih)

Sebelum ujian, aku sempat menangis ketakutan. Tanganku gemetaran juga 😂

dosen pengawas menyodorkan kertas A3 (kalau mau tau A3 itu ukurannya berapa, coba tempelkan 2 kertas a4 secara bersebelahan. Itulah A3. Besar, bukan? )
disana terdapat format dimana Anda harus mengisi nomor peserta, nama, dan kolom untuk mencentang pilihan mana Anda memilih jurusan seni rupa (gue mencentang pilihan 1-2)

Selain kertas a3, Anda diberikan petunjuk pengerjaan dan soalnya. Gue ada bawa pensil mekanik juga, trus gue nanya dosen pengawasnya:

le me: Pak, boleh pake pensil mekanik?
le dosen: gatau, baca aja petunjuknya.
le me:



ya, begitulah.

Kita harus membuat salah satu dari dua soal berikut ini:

1. Bayangkan Anda berada di pasar dimana keadaan gravitasinya tiba tiba menghilang. kira kira gitudeh.
2. Stasiun kereta api dimana terdapat kereta api yang lepas landas ke udara dan mendarat dari udara ke darat.

karena gue gabisa menggambar kereta api, gue lakukan yang pertama.

Ujian berlangsung selama 150 menit. dafuq? 150 menit doang? untuk kertas ukuran A3? haaaaaa?

gue ngasih tips nih.
-sketch secepat mungkin dengan pensil B. Ide yang muncul harus kau segera tuangkan didalam kertas A3 tersebut.
-gambar harus terkesan selesai. Penuh. Setelah Anda melakukan sketch, tebalkan sketch tersebut. Setelah itu, arsir.
-Legend berkata, jangan arsir gosok. Jangan pake dusel (drawing stump). Katanya sih, haram.
-Gunakanlah penghapus yang bagus, seperti merek rad*r, b*xy, atau s*kura. Trust me. Penghapus yang kurang bagus bisa membuat hapusan luntur (cemana bilang nya ya... smudge gitu pokoknya) smudge itu gabisa dihapus. Sifatnya menempel di kertas.
-seperti yang gue sebutkan sebelumnya, jangan raut pensil terlalu tajam, biar arsiran lebih cepat dan rapi 😊
-latihan dengan teratur! Alasan ujian menggambar suasana sengaja dipepetkan (?) waktunya itu adalah untuk menguji skill-mu. Semakin berpengalaman Anda, semakin gampang Anda menggambarkan suatu objek. Makin gampang, makin cepat tapi indah hasilnya.

3 tahun lalu sewaktu gue pertama kali serius menggambar, menggambar mata memerlukan waktu sekitar 10 menit,dan itu pun jelek sekali 😅. Sekarang, gue hanya perlu semenit sambil menutup mata. 😂 (bukan bermaksud pamer kok, ini hanyalah sebuah contoh doang)

balik lagi ke ujian keterampilan...

Setelah ujian menggambar suasana, kami diizinkan untuk pergi ke toilet.
Gue peringatin nih. Jangan jauh-jauh dari lokasi ujian tadi. Gue telat 15 menit. Nyesel tau. Masih kepikiran sampe sekarang 😭

Di ujian keterampilan ke-2 ini, kami disuruh menggambar dan mewarnai 3 objek yang berbeda. Ujian kali ini berbeda dengan tahun tahun yang sebelumnya. Kali ini melibatkan pewarnaan. Gue merasa beruntung karena mewarnai adalah bagian favoritku 😋

Terdapat 5 objek 3d dasar. Bola, Balok, Tabung, kerucut, dan prisma. Kami disuruh untuk menggambar objek fungsional (alat rumah tangga, olahraga, dll) yang bersinggungan dengan bentuk dasar tersebut.
Gambar pertamaku adalah rekorder yang terinspirasi (?) dari bentuk tabung.
gambar keduaku adalah corong (gue bener bener kehabisan ide sih), yang jelas sekali dari bentuk kerucut.
dan gambar ketigaku adalah handphone.

Setelah aku sketch, aku langsung mewarnai ketiga objek tersebut. Sekali lagi, pensil warna jangan terlalu runcing 😁 mulai belajar still-life dari sekarang.

Jika tahun lalu terdapat wartegg test, kali ini tidak ada.


oke, sekian dari pengalaman gue yang tidak terlalu berfaedah ini. Gue tidak yakin apabila saya akan diterima atau tidak, tetapi tidak apalah 😁 kerja sebelum kuliah tidak ada salahnya kok
btw gue mengaplikasikan diri ke ITB dan ISI.



No comments:

Post a Comment